Ternak

Selasa, 03 Februari 2015

KERJA FITASE TERHADAP ASAM FITAT

Penambahan enzim fitasemerupakan salah satu cara untuk mengatasi tingginya asam fitat dalam ransum, karena enzim fitase mempunyai kemampuan menghidrolisa asam fitat yang terkandung pada bahan pakan menjadi senyawa inositol dan glukosa serta senyawa fosfor organic. Senyawa-senyawa ini sangat berperan dalam proses respirasi untuk pembentukan ATP. Hal ini didukung oleh pendapat Ravindra et al. (2000) melaporkan bahwa penambahan enzim fitase sebesar 750 FTU/kg menghasilkan kecernaan fosfor yang  tinggi dibandingkan penambahan dibawah 500 FTU/kg ransum. Tingginya asam fitat dalam jagung dan dedak akan memyebabkan terganggu proses metabolisme zat makanan dalam organ-organ pencernaan sehingga organ pencernaan harus bekerja keras untuk melaksanakan fungsinya dalam proses pencernaan dan metabolisme makanan (West et al. 1996). Zat anti nutrisi termasuk asam fitat, akan menyebabkan organ-organ ini akan bekerja lebih lama dan akan menyebabkan gangguan fisioligi termasuk berat dari organ pencernaan ini (Handayani, 2004).

KERJA FITASE TERHADAP ASAM FITAT

Penjelasan:
Fitase akan menghidrolisis asam fitat menjadi ostofosfat anorganik dan ester 2 fosfat dari mio 1 histol yang lebih rendah. Kerja fitase terhadap asam fitat adalah pada dasar  peran fitase adalah untuk menghidrolisis asam fitat. Asam fitat berfungsi atau bertugas  mengikat nutrient (mineral, protein+asam amino, phospat, dan gula), tidak dapat dicerna oleh hewan monogastrik. Semua nutrient ini kemudian diabsorbsi dalam saluran pencernaan, lalu semua nutrient-nutrient ini yang telah di absorbsi dalam saluran pencernaan ini masuk dalam proses metabolisme dan biosintesis, yang kemudian dari hasil metabolism dan biosintesis ini akan di hasilkan energy yang dapat digunakan untuk meningkatkan performan, dan kecernaan meningkat. Penggunaan enzime phytase  dalam pakan akan mengurangi keharusan penambahan sumber-sumber fosfor anorganik   mengingat fosfor asal bahan baku tumbuhan terikat dalam asam phitat yang mengurangi ketersediaannya dalam pakan. Terdapat dua keuntungan menggunakan phytase dalam pakan ternak yaitu :
1.   Pengurangan biaya pakan dari pengurangan suplemen P pada makanan.
2.   Pengurangan polusi dari berkurangnya limbah melalui feses.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar